Sunday, September 02, 2007

Berhenti untuk jadi seorang munafik!

"lebih baik menyendiri dari pada menyerah pada kemunafikan" begitu satu kalimat yang aku dengar pada saat lihat film GIE, bukan tanpa alasan ungkapan itu keluar dari mulut seorang Gie, yang bagi ku merupakan tafsiran tentang sekitar nya, apa itu lingkungan kampus, lingkungan oraganisasi, lingkungan tempat tinggal dan entah apa lagi.

Muak dengan semua kepalsuan yang mengharus kan diri untuk selalu menjadi "orang baik" menjadi sorotan orang ramai, tapi siapa yang tahu hakikat di balik itu semua?

Tak ada yang tahu, kecuali yang Maha Tahu, itu pun bagi mereka yang mengizinkan Tuhan untuk meng intervensi hidup mereka, dan bagi yang tidak, sebenarnya mereka tidak tahu kalau mereka sedang di tunggangi Iblis.

Pasang senyum manis kalau jumpa dengan orang, berpakaian rapi lengkap dengan peci dan ada juga sorban, tapi nyatanya adalah penjahat kelamin. Pakaian ugal-ugalan dicap preman, tidak ada masa depan atau istilah lain masa depan suram kalau seprti itu, padahal mereka yang berpakaian serba rapi malahan berdasi lagi, bisa bersikap lebih preman dan lebih anarkis, tuh buktinya aparat kita bisa juga untuk melakukan adengan ring padahal mereka bukan di atas ring.

* Salut untuk kalian semua *

Tentang berpakaian rapi dan bersorban nyatanya penjahat kelamin, memang tidak semua nya begitu, kalau pun harus me-umum-kan semua, maka itu pun sangat tidak pantas, cuman kasihan gara-gara satu dua orang yang ingin menutupi keburukannya malah orang lain yang kenak getahnya.

Hidup ini jangan di bawah susah, begitu kata sebagian orang, mungkin ungkapan ini tidak berarti bagi mereka yang sekarang sedang berada di bawah kolom jembatan yang menunggu giliran untuk di kusur dengan alasn yang terkadang tidak bisa di mengerti oleh mereka dan di buat mengerti oleh mereka yang mangambil kebijakan.

Jangan jadi munafik!

Ingin di anggap baik dimata orag lain, itu juga tidak perlu, biarkan mereka menilai sesuka mereka, toh tanpa di nilai pun kita mesti tetap harus survive. Orang baik tidak pernah mengatakan kalau dia itu baik, orang baik juga orang yang selalu berusaha untuk menjadi baik meskipun orang-orang di sekitar nya tidak menganggap mereka baek. Bagi mereka untuk menjadi baek tidak harus memerlukan pengakuan, tanpa pengakuanpun kalau yang baek tetap baek.

Untuk apa kalau di depan orang lain bicara sopan, jalan menunduk, jaga sikap, tapi nyatanya hanya untuk pamer, untuk apa?

Bersikap biasa saja lah, lebih bagus bersahaja dalam berbuat tidak usah berlibihan dan tidak untuk pamer.
|

Wednesday, June 13, 2007

KONGKALIKONG!

Kata siapa mereka peduli?
Rintik hujan tak lagi membuta dan menusuk
Wajah kelam anak bangsa semakin muram durja
Hilang pancaran dari raut muka senja

Kata siapa mereka peduli?
Pada gemuruh dentum dinding lambung
Pada desir badai tubuh linglung
Atau hawa malam mencekam menusuk dan menggerogoti tepi ari

Busa di mulut sudah basi
Sadar tak sadar melekat busuk pada indra
Mau tak mau memborok dekil pada pesona
Kenapa lidah tak pernah berhenti menjilat?

Terlalu rapi kebusukan yang tampak
Tak ayal membuat jijik mata memandang
Kenapa mesti ada korban?
Kenapa tidak jadikan saja diri sendiri tumbal?

Angin malam berhembus lembayung tak lagi hidup
Hilang dalam dekapan metropolis
Entah dari mana datangnya jargon busuk ini
Tapi aku masih sepi

Kepada siapa aku harus mengadu?
Pada mereka kuntilanak berkerudung
Atau pada gundoruwo bergamis berdasi
Satu yang aku tahu, mereka tidak lagi bernyawa

Kalau aku mau aku bisa berteriak lantang
Tapi aku tidak bisa, untuk jongkok saja menatap mentari aku tak bisa
Terlebih menggonggong ganas dan meludahi mereka
Cukup aroma laknat saja yang bisa terkirim, selamat menikmati !

Muram muka anak bangsa
Tak terbayar oleh buih mulut mereka
Teori usang dan lusuh
Apa lagi dengan senyum kadal ala bama

Perut terus membuncit
Pembalut tulang takkan lagi bisa terbedakan
|

Friday, April 06, 2007

i hate those kinds of people

Kata mereka keadaan di sekitar mereka sudah sangat hancur, dekadensi moral terjadi dimana-mana, kehidupan... menurut mereka tak akan pernah bisa berjalan dengan semestinya kecuali saat detik-detik maut mulai menyapa mereka. tapi tetap saja mereka memegang pada aturan lama dan bersenang-senang dengan dalam kehidupan di lembah kehancuran.

Bibir mereka berujar tentang sistem yang usang, konstitusi aus hasil kreasi kaum tua, semakin hari yang terlihat dari mereka adalah ketidak mampuan mereka menghormati hasil kerja orang lain. Dan itu pula alasan bagi segelintir orang untuk mulai tidak menghormati mereka, bukan tanpa alasan, tapi karena keadaan mereka yang memaksa orang lain tidak menaruh harga pada tubuh mereka, pribadi yang bisa ber-retorika dan berdialektika, tapi sayang tidak bisa menghadapi realita, juga tidak mampu bangkit dari kursi mereka untuk melakukan hal yang bermanfaaat.

Mungkin tiada suatu pun di atas persada bumi ini yang tidak punya aib, sungguh munafik mereka yang menganggap diri mereka suci, dengan jalan menyalahkan orang lain yang tidak se-ide dengan jalan otak mereka, padahal dalam tubuh mereka ada kotoran, ada kehinaan yang harus mereka pertanggung-jawabkan sampai detik manapun.

Mengeluarkan argumen seolah paling mengerti akan permasalahan yang terjadi, setelah itu semua argumen itu pun kering seiring dengan mengering nya ludah mereka di atas tanah, tapi amis nya masih bisa tercium oleh para anjing penjaga keadilan, tak pernah mau membuka mata mereka terhadap kerja orang, mereka hanya tau bicara dan bicara namun tak pernah mau menghargai orang lain, kadang adakalanya orang di sekitar kita tidak bisa melakukan hal-hal baik apalagi yang terbaik, namun apa terhadap orang seperti ini kita bisa langsung menghakimi mereka dengan cacian dan memuntahkan segala isi usus kalian kepada mereka?

Kalau jawaban mereka adalah iya!!! Maka pulanglah kerumah, hadapkan diri pada cermin, tanyakan pada refleksi diri mu apakah kamu tidak pernah salah? Bagaimana jika sekiranya kalian hakimi diri kalian dahulu sebelum kalian menghakim orang lain.

Untuk mereka yang bersalah, maka langkah bijak yang bisa di tapaki adalah belajar dari kesalahan mereka sebagai batu lonjatan keberhasilan di masa akan datang, menyibukkan diri pada hal-hal serupa hanya akan menghabiskan waktu produktif yang kita miliki.

Sungguh tak satupun yang berhak menghakimi atau bahkan mendhalimi orang lain, tak pantas juga seseorang berujar “kalian sekarang sebagai terdakwa.” The hell with your fuckin mouth!

You know what, I hate those kinds of people!
|

Tuesday, March 13, 2007

Bisnis yang tak pernah rugi

renungkan dan cermati apa yang akan di lakukan oleh seseorang jika ada yang memberi tahukan kalau nanti jam 03.00 pagi di tempat tertentu ada pembagian uang sebesar 10 juta secara cuma-cuma, pasti tidak bisa tidur orang itu karena memikirkan 10 juta tadi, maunya segera jam 03.00 dan bergegas ketempat uang tersebut, mereka tidak bisa tidur, seakan kasurnya yang empuk terasa membakar mereka. Ingin segera mendapatkan 10 juta tunai.

Bayangkan juga tentang maniac bola, kadang rela tidak tidur untuk menanti detik-detik pertandingan di mulai, padahal pertandingan baru akan mulai pukul 02.45 atau 03.00 pagi, tapi bukan masalah bagi mereka, ada juga yang menyetel alarm mereka agar bisa terbangun pada jam segitu hanya untuk bisa nonton.

Ada juga yang rela bergadang semalaman suntuk duduk di depan layar monitor komputer, sibuk ngoprek sana sini, search ini itu, tanpa mengenal lelah, browsing internet sampai lupa diri.

Sekarang inilah yang menjadi permasalahan, kenapa tidak mereka gunakan waktu malam mereka untuk shalat barang dua rakaat? itupun sudah memadai dengan membaca sepuluh ayat alQuran agar mereka tidak menyandang predikat orang-orang yang lalai.

Sepertiga akhir malam mempunyai nilai yang sangat besar di mata Tuhan, keutamaannya melebihi isi langit dan bumi, lalu bukankah 10 juta itu terlalu murah untuk transaksi ini, langit dan bumi serta segala isi nya tak dapat di beli dengan harga 10 juta.

Tuhan berjanji akan mengabulkan setiap permintaan pada akhir malam menjelang fajar, mengampuni dosa-dosa, menjanjikan surga bagi mereka yang tahu rahasia di balik kegelapan malam. Atau barangkali 10 juta lebih nyata dari hal-hal yang baru saja di sebutkan? kalau jawaban nya iya berarti mereka telah terperangkap dalam penjara materialisme. Atau mereka tidak tahu keutamaan dari bangun malam untuk mendirikan shalat walau hanya satu rakaat tapi itu lebih baik di sisi Tuhan dari pada hal-hal lain yang belum tentu asal-usulnya.

Dahulu, Nabi shallallahualaihi wa sallam tidak pernah meninggalkan qiyamullail-nya, baik dalam keadaan sehat maupun sakit. Jika beliau sakit atau malas, beliau mengerjakan nya sambil duduk.

Dahulu, apabila Nabi SAW mendengarkan kokok ayam di tengah malam, beliau terbangun, lalu belliau menyambung kokok ayam itu dan menyerukannya kepada manusia dengan bahasa mereka seraya berkata"hai manusia, kegoncangan (hari)kiamat(akan)datang yang di iringi dengan kegoncangan yang lain. Telah datang kepada kalian dengan segala sesuatunya"

mungkin kemalasan atau keengganan untuk melakukan qiyamullail bisa jadi karena kita tidak mengetahui keuntungan dan kerugian nya, sehingga membuat kita merasa tidak mempunyai kepentingan terhadap nya.

Bukanlah perkara yang bijak, jika hanya bisa mengritik dan "menghujat" tanpa mau memberi solusi, karena kalau hanya bisa mengkritik tanpa memberikan jalan keluar yang kongkrit justru kita manjadi bagian dari masalah bukan bagian dari solusi. berikut saya akan coba berbagi dengan siapa saja yang ingin melakukan transaksi ini

*keuntungan-keuntungan transaksi*

Abul hasan sirri miqlash as-siqthi pernah mengatakan, "Aku melihat keuntungakeuntungan bermunculan dikegelapan malam." keuntungan-keuntungan itu di antaranya adalah sebagai berkitu ini.

==> Masuk surga

"sesungguhnya, di dalam surga terdapat ruangan-ruangan yang bagian luarnya terlihat dari bagian dalam dan bagian dalam nya terlihat dari bagian luarnya. Allah telah menyediakan nya bagi orang yg memberi makan orang yang kelaparan, lemah lembut dalam berbicara, rajin puasa, dan rajin shalat malam ketika manusia lelap dalam tidurnya"

==> Jenis shalat yang paling utama

shalat malam lebih utama dari shalat siang hari setelah shalat fardhu, berdasarkan studi banding yang di lakukan shahabat abdullah ibnu masud kemudian menyampaikan laporan nya kepada kita menyebutkan " keutamaan shalat malam hari dari pada shalat pada siang hari sama dengan keutamaan bersedekah rahasia daripada sedekah secara terang-terangan."

==> meraih kecintaan Allah

Jasad mereka berupa manusia, tetapi arwah mereka bagaikan malaikat. Mereka melayangkan surat kepada Allah dalam suasana tersembunyi, di tulis dengan tinta air mata, dan di sampaikan dengan kekusyukan, hingga datanglah keuntungan-keuntungan dengan begitu cepat nya dari sisi Tuhan Yang MAha Mulialagi Maha BEsar karunia-Nya, yaitu prediket "Allah menyukai mereka"

==> Rahmat yang di turunkan

Rahmat Allah akan selalu tercurah kepada orang-orang yang melakukan qiyamullail

==> Akad nikah

Nah bagi yang masih single sudah bisa untuk bersiap-siap untuk bangun malam, hentikan pengembaraan cinta kita selama ini.KArena bidadari menunggu kita di sana untuk di lamar dan di nikahi.

Apabila seorang bangun dari tidurnya untuk menunaikan shalat tahajjud, berarti dia bangun untuk menemui kekasih yang akan di lamarnya; apabila ia sedang melakukan shalat tahjjud, berarti dia telah mempersiapkan maskawinnya; dan apabila ia telah selesai shalatnya, berarti dia telah menyerahkan maskawninya. Dia masih dalam kerinduannya untuk menyelesaikan akad nikahnya sampai saat pernikahan nya tiba dengan seizin ALlah. Nah lo! buat jomblowan dan jomblowati jangan sedih lagi ya! kalau mau dapat pendamping bangun aja tengah malam untuk transaksi ini.

Abu Sulaiman ad-darni terlelap dalam tidurnya lalu ada bidadari yang mambangunkannya seraya mengatakan kepadanya "hai abu sulaiman, teganya kamu tidur, padahal aku telah di pingit untuk mu sejak lima ratus tahun silam." wah enak juga ya bisa kawin sama bidadari!!!

==> terpilihara dari api nereka

untuk yang satu ini saya pikir tak ada satu pribadi pun diatas persada bumi ini yang tidak menginginkan nya, karena ini hampir menjadi tujuan setiap makhluk yang bernyawa.

==> menambah kekurangan

dengan shalat malam bisa menambal kekurangan shalat fardhu dan melengkapi sesuatu yang masih belum sempurna dari nya, seperti tidak khusyuk,lalai atau mangakhirkan waktu, dan sebagainya.

==> orang yang banyak berzikir kepada Allah

dua rakaat ringan di malam hari sebanding dengan zikir yang banyak memakan waktu. orang cerdik adalah orang yang mengetahui bagaimana cara meraih pahala yang banyak dengan tenaga yang terbatas


*kemudahan-kemudahan transaksi

1. tidurlah pada saat Qailullah (istirahat siang hari)
2. kurangilah makan mu
3. buatlah kasurmu tidak nyaman
4. teman yang baik membangunkanmu
5. jangan kamu durhaka kepada-Nya niscaya Dia akan membangunkanmu
6. ketahuilah harga barang mudah bagi mu menebak harga nya
7. jujurlah kepada Allah niscaya Dia membenarkan
8. pakailah etika (gunakan etika ketika hendak tidur)


i dedicated this for my self, any one can take ibrah and learn defeat


referensi

==> planet football cafe (malam liga champions saat Barcelona bertandang ke kandang liverpool, barca unggul 1-0 berkat gol tunggal Gudojonhson, tapi tidak membuat barca lolos ke putaran kedua karena kalah gol di kandang,dengan agregat 2-2)

==> lab fisika komputasi FMIPA FISIKA UNSYIAH (saat search tutorial untuk ngopreks linux dan networking, akhirnya semua yang di butuhkan terkumpulkan, setelah donlot sana sini, melalui http, ftp, juga mirror-mirror yang berkaitan, tapi ujung-ujung nya chatting juga dengan kawan di cairo setelah capek baca...baca...n baca...read the fucking manual gitchu lo!)

==> Bisnis yang tak pernah rugi karangan Khalid Abu Syadi (buku yang menjelaskan tentang tata cara transaksi dan untung laba nya maksudnya rugi :-) kalau mau pinjam boleh-boleh aja tapi jangan lupa di balein ya)
|

Friday, January 12, 2007

Waspadai orang telanjang yang menawari Anda pakaian!

Berbicara tentang semangat pergerakan tak akan pernah habis, meski oleh kematian, namun semangat itu akan tetap di jaga oleh para penerus pergerakan, mengingat jasa para perintis.

Berfikir tentang kemajuan suatu wadah, adalah kewajiban setiap individu dalam wadah, meski semua nya hanya berakhir dalam amisan ludah dan menguap ke udara, tapi otak harus tetap berputar demi generasi akan datang.

Menghadapi ragam watak yang tak pernah mau mengalah kecuali pada kematian jasad, juga pada keangkuhan dalam benak dan rima otak.

Hanya ada satu kata, "Bersikap bijak tehadap gerombolan pencari muka, ikhlas terhadap kritikan mereka seolah mereka paling benar, yang pasti banyak hal yang aku dapatkan selama berbaur dengan ritme kehidupan kalian."

waspadailah tehadap orang telanjang yang menawari Anda pakaian....!
|

Tuesday, December 12, 2006

Hilang tanpa motivasi

Kelam malam datang masuk menyelinap di balik jeruji jendela fiskom, seperti biasa masih ada satu dua anak malam yang tidak meninggalkan kampus "Bal ntar malam kita ngoprek apa?"matanya masih sibuk mencari-mencari "Abang lagi buat server samba, gimana kalo ngoprek bareng" pinta nya.
"wah bisa nambah ni, maksudnya ilmu..." begitu celoteh ku........

Ehem ehem .... biasa aja ya, belum biasa ni nulis macam tu, tapi macam mana boleh putus asa kalau matahari masih bersinar dan terbit.

Dulu saya ingat saat pertama masuk kuliah, jujur..... bisa di bilang saya tidak familiar dengan komputer, pernah waktu Aliyah - setingkat dengan SMU pada sebuah pesantren terpadu - di nampak in yang namanya komputer, tuh kawan yang dari Banda katanya punya komputer di rumah, kagum, heran, takjub, bingung ++++ and so on saat dia bisa buat tulisan dengan corak warna yang beragam, satu terlintas dalam pikiran, dia hebat!!!! saya harus bisa seperti dia, tapi....???????

Itu sejarah singkat perjalanan hidup saya menapaki seluk beluk dunia apa tu namanya???? baud ya kalo gak salah iya. Memasuki tahun kelima mondok di pesantren Ummi berencana untuk beli satu PC untuk saya, sekalian bisa di pake abang untuk ngetik skripsi tugas akhir nya di Fakultas Kesehatan Masyarakat - salah satu Fakultas di Universitas Sumatra Utara - meski pada saat itu saya masih mondok, sesekali libur ke Medan tempata abang, aslii balas dendam seharian suntuk main games, ini saat-saat belum tahu banyak tentang komputer and all about it !

Here it is ! Masuk dunia perkuliahan seperti kebanyakan anak kampung lain nya, merasa kurang percaya diri jika harus berhadapan dengan anak-anak lokal--maksudnya anak Banda-- meski hari demi hari perasaan itu terkikis hilang tanpa bekas berkat bantuan literatur bahan lahapan saat kosong dan suntuk (mungkin ini bisa jadi alasan kenapa membaca itu menjadi satu kebutuhan).

Pertama kenalan dengan anak-anak di HIMAFIS (Himpunan Mahasiswa Fisika) --katanya wadah yang menampung aspirasi mahasiswa jurusan Fisika-- entah sombong atau cuek mereka sibuk dengan tuts - key board di depan mata, ada yang full grafis, ada juga blank item semua yang nampak cuman susunan huruf warna putih, sebagian lagi bongkar pasang PC berteman dengan manual hand book di sebelah kiri nya -- oya ini malam pertama aku kenalan dengan dunia malam kampus -- terbuka sudah alam pikir saya ternyata dunia IT tidak sebatas MS Word dan fasilitas Drawing-nya, but masih ada dunia yang belum terjamah bahkan oleh akal saya selama ini.

Paparan diatas menjadi alasan kenapa saya harus belajar sekarang! hari ini! saat ini juga! Pernah juga gondok dengan sikap seniora ketika itu, kenapa tidak coba! di tanya bagus-bagus eh malah di ceramahin Iqra' ! Iqra'! Iqra'! begitu kata mereka, teringat nasehat guru saya ketika mondok enam tahun di pesantern "kalo masih di beri kesempatan untuk membaca dan menelaah lembaran2 kitab maka lakukanlah, niscaya kamu tidak akan kebingungan mendengar penjelasan nya kelak" yups ! anta shadiq akh! saya harus membaca sebelum bertanya, daaaaan ternyata banyak hal baru yang saya dapat dari aktivitas ini, bukan saja permasalahan terpecahkan tapi saya juga dapat ilmu baru dengan cuma-cuma tanpa harus merengek pada orang lain -- tapi sekali-kali kita butuh bediskusi ma orang lain, nah yang satu ni beda karena dah nyambung gitu :-) -- terima kasih buat seniora semua atas nasehat nya meskipun sekarang saya belum ada pa2 nya di dunia IT tapi setidak nya semangat untuk maju dan mendobrak sistem yang saya anggap tolol dan stupid-minded masih bercokol dalam dada.

Hari ini saya rindu pada mereka anak2 malam, duduk berjajar rapi di depan monitor, sibuk nulis script dan script, ngutak ngatik source code sana sini, meski pagi nya molor entah di mana.

Ternyata mood itu pun mulai beranjak dari sanubari, meski mata masih mau menerawang tapi apa guna dan upaya jika selera telah hilang, di khawatirkan tulisan ini hampa jika tanpa harmony in deepest mind.

I dedicated this for my self, any one can take ibrah and learn defeat!!!
|

Thursday, November 16, 2006

Menulislah !

Kalo orang bisa bicara tentang filsafat, ideologi, konsep, dan apalah nama nya seperti pada blog abang leting ku, tentu kita jga bisa melakukan hal yang sama. Tapi apa yang membuat orang tidak tertarik pada tulisan kita itu bukan hal yang bisa di jadikan alasan untuk berhenti menulis, mungkin tulisan orang bisa lebih tersentuh karena dia selalu mengasah kemampuan menulis nya, pekerjaan kecil itu apabila di lakukan secara..... apa tu namanya (lagi mikir???) ha kontinyu yap betul secara kontinyu maka kita akan bisa lebih bisa menghargai karya kita sendiri *kira2 nyambong gak ya*

cukup segini dulu ya.... oya kalo gak bisa nulis di blog mungkin karena internet nya gakl pas, saya sering nulis di buku entahlah pa nama buku tu


ada agenda lain yang harus menunggu giliran untuk selesaikan (sok kali ya ngomong nya, macam orang hebat ja)
|
Blog Tutorial Blogger Indonesia